Cerita Rakyat Kisah Bijak Raja Pareeket, Pemimpin Adil dari Tanah Melayu

Cerita Rakyat Raja Pareeket adalah tokoh legendaris dalam cerita rakyat Melayu yang dikenal sebagai pemimpin adil, bijaksana, dan sangat dicintai rakyatnya. Kisahnya telah diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi, terutama di daerah pesisir Sumatera dan Semenanjung Melayu.

Meskipun tak seterkenal cerita-cerita seperti Malin Kundang atau Si Pitung, cerita Raja Pareeket memuat nilai-nilai luhur tentang keadilan, pengorbanan, dan kepemimpinan sejati.


🏰 Latar Cerita

Dahulu kala, di sebuah kerajaan kecil yang makmur di tepi laut, hiduplah seorang raja bernama Pareeket. Ia adalah anak dari Raja Malim dan dikenal karena keberaniannya sejak muda. Setelah ayahnya wafat, Pareeket naik takhta dalam usia yang sangat muda.


👑 Kisah Kepemimpinan Raja Pareeket

Setelah menjadi raja, Pareeket memerintah dengan bijak dan selalu mengutamakan keadilan. Ia tidak hanya duduk di istana, tapi juga sering turun langsung melihat kehidupan rakyat. Ia menyamar sebagai rakyat biasa untuk memastikan tidak ada pejabat yang menindas.

Suatu hari, terjadi kekeringan hebat yang menyebabkan kelaparan. Para bangsawan menyarankan agar rakyat dikenai pajak tambahan untuk membeli persediaan makanan dari kerajaan lain. Namun, Raja Pareeket menolak.

Ia berkata,

“Bukan rakyat yang harus menanggung kesulitan, tetapi pemimpinnya.”

Raja Pareeket kemudian memutuskan untuk menjual sebagian besar harta kerajaannya, termasuk perhiasan istana dan emas milik keluarganya, demi membeli makanan bagi rakyat.


🐍 Ujian dari Naga Laut

Dalam satu versi cerita, Raja Pareeket juga menghadapi ancaman dari seekor naga laut yang muncul akibat ketidakseimbangan alam. Naga itu menuntut korban jiwa sebagai syarat agar kekeringan berhenti. Tanpa ragu, Raja Pareeket menawarkan dirinya sebagai pengganti korban rakyat.

Namun, ketika ia sampai di pantai dan bersiap untuk dikorbankan, naga tersebut menghilang—menunjukkan bahwa ujian itu hanyalah cobaan dari para dewa untuk menguji ketulusan sang raja.

Setelah itu, hujan turun, panen kembali subur, dan kerajaan pun makmur kembali.


🌿 Pesan Moral

Cerita Raja Pareeket mengajarkan kita tentang:

  1. Kepemimpinan yang adil dan pengorbanan
    → Seorang pemimpin sejati rela mengorbankan kenyamanannya demi rakyat.
  2. Kebaikan akan diuji
    → Ujian dalam hidup sering datang untuk mengukur seberapa kuat ketulusan seseorang.
  3. Kebijaksanaan lebih kuat dari kekuasaan
    → Bukan kekuatan militer, tetapi hati nurani yang membuat seorang raja dicintai.

Dongeng Raja Pareeket bukan hanya tokoh dalam cerita rakyat, tetapi juga simbol dari nilai-nilai luhur Melayu: kepemimpinan berasaskan hati, keadilan, dan pengabdian. Cerita ini relevan hingga kini, mengingatkan kita bahwa dalam dunia yang keras, masih diperlukan pemimpin yang berani memilih kebaikan di atas segalanya.