Dongeng Musang Berjanggut Kisah Cerdik Sang Perdana Menteri

Dongeng Musang Berjanggut Di sebuah negeri nan makmur bernama Inderapura, tersebutlah seorang perdana menteri tua nan bijaksana bernama Musang Berjanggut. Ia dikenal luas karena kecerdikannya dalam mengatasi segala masalah kerajaan serta kemampuannya menyelesaikan perkara dengan adil dan cermat.

Namun, di balik kebijaksanaannya, sang perdana menteri hidup sendiri. Ia belum menikah, meskipun usianya telah lanjut. Suatu hari, ia pun menyatakan keinginannya kepada raja untuk mencari istri yang benar-benar jujur dan berbudi pekerti luhur.


👑 Ujian untuk Wanita Calon Istri

Raja yang bijak pun mendukung niat sang perdana menteri. Bersama-sama, mereka menyusun ujian kejujuran untuk para wanita di seluruh negeri.

Sang Musang Berjanggut menyebarkan kabar:

“Barang siapa wanita yang hendak menjadi calon istri perdana menteri, datanglah ke istana. Namun, sebelum masuk, ia akan diberikan sepotong ikan kering untuk dibawa pulang terlebih dahulu.”


🐟 Ikan Kering yang Menjadi Ujian

Banyak gadis desa dan wanita bangsawan datang mencoba peruntungan. Mereka menerima ikan kering itu, lalu diperintahkan kembali ke rumah masing-masing dan kembali esok harinya.

Namun, sebagian besar dari mereka memasak ikan tersebut, karena mengira itu hanya bekal biasa. Ada pula yang menjualnya, dan bahkan yang memberikannya kepada kucing.

Esok harinya, saat kembali ke istana, sang Musang Berjanggut menanyakan di mana ikan kering tersebut. Mayoritas dari mereka berbohong, mengatakan ikan itu hilang, rusak, atau belum disentuh.


🌸 Wanita Jujur yang Terpilih

Namun ada satu gadis sederhana dari desa terpencil yang berkata jujur:

“Tuan, maafkan saya. Saya telah memasak dan memakannya karena saya kira itu pemberian biasa. Saya tidak tahu kalau itu adalah ujian.”

Mendengar kejujuran gadis itu, Musang Berjanggut tersenyum puas. Ia berkata:

“Engkaulah wanita yang ku cari. Bukan karena engkau menyimpan ikan, tapi karena engkau berkata jujur.”

Akhirnya, gadis desa yang jujur itu pun menjadi istri sang perdana menteri, dan dihormati sebagai lambang kejujuran dan kesederhanaan di seluruh negeri.


📚 Pesan Moral dari Dongeng Musang Berjanggut

  1. Kejujuran lebih utama daripada kepintaran.
  2. Ujian hidup bisa datang dalam bentuk yang tidak disangka-sangka.
  3. Kesederhanaan dan ketulusan hati adalah kualitas langka yang dihargai lebih dari kecantikan atau status.

🌍 Asal Usul dan Budaya

Cerita Musang Berjanggut berasal dari tradisi lisan Melayu, populer di Malaysia dan sebagian wilayah Indonesia, khususnya Riau dan Sumatera. Nama “Musang Berjanggut” bukan karena tokoh utamanya hewan, melainkan julukan simbolik untuk tokoh tua yang bijaksana dan berjanggut panjang seperti musang.