Cerita Rakyat Dongeng Kweiya – Asal Usul Burung Cendrawasih

Dongeng Kweiya Berikut artikel cerita dongeng “Kweiya – Asal Usul Burung Cendrawasih”, legenda dari Pegunungan Bumberi, Fak‑fak, Papua.

Premis Awal: Asal Usul yang Ajaib

Di Pegunungan Bumberi hidup seorang perempuan tua dan anjing betinanya yang mencari buah di hutan. Suatu hari, mereka memakan buah pandan merah yang penuh keajaiban. Anjing hamil dan melahirkan anak anjing, lalu perempuan tua juga melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberi nama Kweiya.


🔨 Masa Kecil Kweiya: Berbakti dan Gigih

Kweiya tumbuh menjadi pemuda rajin yang bekerja ke hutan menebang pohon dengan kapak batu untuk membuka lahan kebun. Ibunya membakar dedaunan kering hingga menciptakan asap tinggi – perhatian bagi mereka yang berada jauh sekitar.


🧔 Pertemuan dengan Pria Misterius

Seorang pria tua yang terpesona dengan kepulan asap itu mengikuti jejaknya selama seminggu. Ia menemukan Kweiya dan memberinya kapak besi — mengubah hidup Kweiya: menebang banyak pohon menjadi mudah.

Kweiya lalu membungkus pria itu menggunakan batang tebu, memperkenalkannya sebagai tamu, dan akhirnya dilewati menjadi suami ibu Kweiya. Mereka hidup bersama dan memiliki anak-anak tiri Kweiya.

Anak-anak tiri—dua anak laki-laki dan seorang perempuan—mulai iri dengan kedekatan Kweiya. Suatu hari mereka mengeroyok Kweiya hingga terluka, dan ia pun sembunyi sambil menenun benang dari kulit pohon.


🕊️ Transformasi Ajaib

Ketika orang tuanya pulang dan memanggil, tak ada jawaban—hingga terdengar suara “Eek…ek…” disertai Kweiya yang berubah menjadi burung, dengan benang pintalannya sebagai sayap. Ibu yang sedih mengambil sejumput benang dan ikut berubah menjadi burung. Keduanya terbang bersama menuju hutan, dan dari sanalah asal muasal burung cendrawasih lahir.


🐦 Refleksi Budaya & Pesan Moral

Pesan MoralPenjelasan
Jangan iri hatiKisah ini mengajarkan agar tak membiarkan rasa cemburu mengorbankan keutuhan keluarga.
Baktilah orang tuaKweiya dicintai karena keikhlasan dan kerja kerasnya untuk ibunya.
Penerimaan terhadap kebaikanIbu menerima pria pemberi kapak, menandakan rasa terima kasih pada tindakan baik.

🌿 Makna Budaya di Balik Legenda

Cerita ini menegaskan bahwa burung cendrawasih—yang terkenal akan keelokannya—adalah simbol transformasi spiritual dari manusia menjadi makhluk suci, mewakili keindahan, pengorbanan, dan koneksi ibu-anak dalam budaya Papua.


Legenda Kweiya bukan sekadar dongeng, melainkan pegangan moral dan simbol budaya yang kuat. Mengajarkan nilai kasih sayang, keikhlasan, dan bahaya iri hati, serta menyatukan ikatan emosional antara manusia dan alam melalui pembentukan burung cendrawasih—”bird of paradise”.