Cerita Dongeng Kera Putih dan Tali Kapal Terpopuler 2025

Dongeng Kera Putih dan Tali Kapal Hiduplah seekor kera putih yang sangat jarang ditemui Bulunya bersih seperti kapas, matanya tajam, dan ia terkenal karena kecerdasannya Ia hidup di tepi sungai besar yang menjadi jalur kapal-kapal kayu milik manusia.

Setiap hari, si kera putih memerhatikan kapal yang hilir mudik. Ia penasaran bagaimana benda sebesar itu bisa mengapung dan bergerak begitu cepat. Dongeng Kera Putih dan Tali Kapal Tapi yang paling membuatnya heran adalah tali-tali besar yang selalu digunakan untuk menarik atau mengikat kapal ke dermaga.

“Tali itu pasti sangat kuat,” pikir si kera, “Mungkin bisa kugunakan untuk membangun rumah pohonku lebih kokoh.”

Suatu Hari 

Sebuah kapal besar singgah di dermaga dekat hutan. Awak kapal menurunkan muatan dan meninggalkan gulungan tali tambat besar di tepi sungai. Si kera putih, yang penasaran, mendekat diam-diam.

Ia mulai menarik tali itu ke dalam hutan, dengan harapan bisa memanfaatkannya. Tapi karena terlalu berat, ia hanya berhasil menyeret sebagian kecilnya.

Saat menarik lebih kuat, kakinya terjerat, dan tubuhnya tertarik ke sungai! Ia panik, berusaha melepas diri, tapi tali malah makin membelit tubuhnya.

Beruntung, seekor rusa tua yang sedang minum di sungai melihat kejadian itu.

“Tenang, kera! Jangan lawan talinya, kendurkan gerakanmu!”
kata rusa sambil menggigit tali dan membantu melepaskannya.

Setelah bebas, si kera putih duduk kelelahan.

“Terima kasih, Rusa. Aku hanya ingin tahu kekuatan tali itu. Aku tidak tahu tali bisa begitu berbahaya.”

Pesan dari Rusa

“Kau pintar, Kera, tapi kadang rasa ingin tahu bisa membahayakan jika tidak disertai hati-hati. Tali kapal itu memang kuat, tapi tidak diciptakan untuk makhluk sepertimu.”

Cerita Kera Putih dan Tali Kapal Si kera mengangguk. Ia belajar bahwa rasa ingin tahu itu baik, tapi harus disertai kebijaksanaan dan kehati-hatian.


🌱 Pesan Moral

  • Rasa ingin tahu adalah anugerah, tetapi harus disertai pengetahuan dan kehati-hatian.
  • Jangan memaksakan sesuatu di luar kemampuan tanpa memahami risikonya.
  • Bantuan dari teman datang di saat yang tepat — hargai mereka yang menolongmu.
  • Kecerdasan bukan hanya soal berpikir, tapi juga soal tahu kapan harus berhenti.