Kutukan Seorang Nenek Asal Usul Danau Lau Kawar 

Asal Usul Danau Lau Kawar Di kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara, terbentang sebuah danau yang indah bernama Danau Lau Kawar. Di balik keindahannya, danau ini menyimpan sebuah dongeng rakyat penuh pelajaran, tentang kesombongan, ketamakan, dan kutukan dari seorang nenek tua yang dilupakan.

🌾 Awal Kisah: Desa Makmur dan Nenek Penjual Sayur

Alkisah, hiduplah sebuah keluarga kaya raya di sebuah desa subur di kaki Gunung Sinabung. Asal Usul Danau Lau Kawar Keluarga ini hidup berkecukupan dan memiliki seorang anak laki-laki yang tampan, tetapi dikenal angkuh dan tidak peduli pada orang lain.

Suatu hari, datanglah seorang nenek tua ke rumah mereka, meminta sedikit makanan karena lapar dan kehausan. Sang nenek adalah penjual sayur keliling, namun hari itu dagangannya tidak laku. Ia berharap belas kasihan dari sang pemuda.

Namun, alih-alih diberi makan, si pemuda justru mengusir nenek itu dengan kasar. Ia menghina penampilan sang nenek dan menertawakannya. Orang-orang kampung yang melihat kejadian itu hanya bisa diam.

🔥 Kutukan Sang Nenek

Dengan hati yang pilu, sang nenek menatap tajam ke arah si pemuda dan berkata:

“Wahai anak muda, kamu telah melukai hati orang tua yang datang dengan harapan. Kau dan desamu akan merasakan akibat dari kesombonganmu. Akan datang air yang tak bisa kau bendung.”

Malam itu, langit berubah gelap. Petir menyambar, hujan turun deras berhari-hari. Air dari gunung meluap dan menenggelamkan seluruh desa. Desa itu berubah menjadi danau.

💧 Lahirnya Danau Lau Kawar

Keesokan harinya, tempat itu menjadi danau luas yang tenang namun menyimpan aura misteri. Orang-orang percaya bahwa itulah hasil kutukan sang nenek tua. Danau itu kini dikenal dengan nama Danau Lau Kawar, yang dalam bahasa Karo berarti “air yang menggenang akibat luapan”.

Kutukan Seorang Nenek Danau Lau Kawar Konon katanya, jika malam hari kamu mendayung di danau ini, terkadang terdengar suara tangisan atau suara-suara aneh dari dasar danau. Mereka percaya itu adalah suara dari orang-orang desa yang tenggelam karena dosa kesombongan mereka.

Pesan Moral:

  • Hargai dan hormati orang yang lebih tua.
  • Jangan bersikap sombong dan angkuh, karena kekayaan tidak akan bertahan selamanya.
  • Belas kasih dan kerendahan hati adalah kunci hidup yang damai.

Lokasi Asli:

  • Danau Lau Kawar berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dekat Gunung Sinabung.
  • Danau ini kini menjadi destinasi wisata alam dan pendakian yang indah.