Cerita Dongeng Batu di Tepi Danau Laut Tawar

Dongeng Batu di Tepi Danau Laut Tawar

Dongeng Batu di Tepi Danau Laut Tawar Di tengah gugusan perbukitan hijau nan tenang di Provinsi Aceh, tersembunyi sebuah danau luas yang disebut Danau Laut Tawar. Danau ini bukan hanya indah, tetapi juga menyimpan kisah misterius dan mengharukan tentang seorang anak perempuan dan ibunya yang menjadi batu karena sebuah kutukan. Inilah cerita rakyat yang diceritakan turun-temurun oleh masyarakat setempat: “Batu di Tepi Danau Laut Tawar.”


👩‍👧 Awal Cerita: Ibu dan Anak yang Miskin

Dahulu kala, hiduplah seorang ibu tua dan anak perempuannya di sebuah gubuk kecil di pinggiran danau. Sang ibu bekerja keras setiap hari menanam sayur dan menjual hasil panennya ke desa. Dongeng Batu di Tepi Danau Laut Tawar Sang anak, yang cantik dan elok parasnya, tumbuh menjadi gadis remaja. Sayangnya, meskipun cantik, ia pemalas dan sombong.

Sang ibu selalu sabar mendidik anaknya, tetapi gadis itu semakin besar kepala. Ia merasa malu memiliki ibu tua dan miskin.


🛍️ Ketamakan dan Kesombongan

Suatu hari, sang ibu mengajak anaknya ke pasar di seberang danau. Mereka berjalan kaki menyusuri jalanan tanah dan berbatu. Gadis itu memakai pakaian cantik pinjaman tetangga agar tampak kaya.

Dalam perjalanan, mereka bertemu orang-orang yang bertanya,

“Siapa perempuan tua itu?”

Dengan wajah merah padam karena malu, gadis itu menjawab,

“Oh… dia pembantuku.”

Ibunya hanya terdiam menahan air mata. Hatinya remuk karena anaknya memungkiri hubungan darah mereka.


⚡ Kutukan dari Langit

Tiba-tiba, langit menjadi gelap. Angin bertiup kencang, dan hujan deras mengguyur. Petir menyambar. Di tengah kekacauan itu, terdengar suara gaib menggema dari langit:

“Wahai anak durhaka! Engkau menyangkal ibumu yang telah melahirkanmu dengan susah payah. Maka, engkau akan menerima balasannya!”

Seketika itu juga, sang anak berubah menjadi batu. Ia berteriak, memohon ampun, tapi semuanya sudah terlambat. Tubuhnya mengeras menjadi batu, membeku dalam posisi duduk menunduk, di tepi Danau Laut Tawar.


🪨 Batu yang Masih Ada Hingga Kini

Konon, batu itu masih bisa ditemukan di tepi Danau Laut Tawar. Warga sekitar menyebutnya “Batu Menangis”, karena saat malam sunyi, terdengar suara lirih seperti tangisan dari arah batu tersebut.


🧠 Pesan Moral

Cerita dongeng ini mengajarkan:

  • Hormati dan sayangi orang tua, bagaimanapun keadaannya.
  • Kesombongan dan kebohongan hanya membawa kehancuran.
  • Jangan pernah menyesali kebaikan yang tak sempat dilakukan, karena waktu tak bisa diulang.

📜 Penutup

Batu di Tepi Danau Laut Tawar adalah warisan cerita rakyat dari Aceh yang kaya akan nilai moral dan peringatan. Cerita ini terus diceritakan dari generasi ke generasi sebagai pengingat agar kita tidak durhaka kepada orang tua, serta agar tidak malu terhadap asal-usul kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *