Cerita Dongeng Burung Hantu Pada suatu malam yang sunyi di tepi hutan, terdengar suara “huu… huu…” dari sebuah pohon tua. Itu adalah suara burung hantu, hewan yang dikenal jarang terlihat siang hari, tetapi selalu terjaga di malam gelap.
Burung hantu ini terkenal bijak di kalangan hewan hutan. Semua hewan sering datang kepadanya untuk meminta nasihat.
Suatu hari, seekor kelinci kecil menangis di dekat pohon besar. Ia takut keluar bermain karena ada rubah nakal yang sering Cerita Dongeng Burung Hantu mengganggunya. Melihat itu, burung hantu berkata dengan suara lembut:
“Jangan takut, Kelinci kecil. Kadang kita merasa lemah, tapi ada banyak cara untuk menjadi kuat. Kekompakan dan keberanian bisa mengalahkan rasa takut.”
Burung hantu kemudian memanggil hewan-hewan lain, seperti tupai, rusa, dan burung-burung kecil. Mereka pun sepakat untuk melindungi kelinci bersama-sama. Saat rubah nakal datang lagi, hewan-hewan bekerja sama mengusirnya. Rubah akhirnya lari terbirit-birit, dan sejak itu tak pernah berani mengganggu lagi.
Kelinci pun tersenyum lega. Ia berkata,
“Terima kasih, Burung Hantu. Kau memang bijaksana. Aku belajar bahwa dengan keberanian dan persatuan, masalah bisa diselesaikan.”
Burung hantu hanya tersenyum sambil mengepakkan sayapnya. Malam kembali hening, dan semua hewan tidur nyenyak dengan perasaan aman.
Pesan Moral dari Cerita Ini
- Kebijaksanaan lebih berharga daripada kekuatan semata.
- Kerja sama membuat kita lebih kuat menghadapi kesulitan.
- Jangan takut menghadapi masalah, karena selalu ada jalan keluar jika kita berpikir tenang.
Dongeng Burung Hantu yang Bijak ini bisa menjadi teman pengantar tidur, memberikan rasa tenang sekaligus pelajaran berharga tentang persatuan dan keberanian.