Cerita rakyat Si Kerudung Merah atau yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Little Red Riding Hood adalah salah satu dongeng klasik Eropa yang sangat terkenal. Kisah ini pertama kali populer melalui karya Charles Perrault dan kemudian dikembangkan kembali oleh Brothers Grimm. Cerita ini terus diceritakan dari generasi ke generasi, baik sebagai dongeng pengantar tidur maupun sebagai pelajaran moral bagi anak-anak.
Kisah Si Kerudung Merah
Dahulu kala, hiduplah seorang gadis kecil yang selalu memakai kerudung merah pemberian neneknya. Cerita rakyat Si Kerudung Merah Karena itulah ia dipanggil semua orang dengan sebutan Si Kerudung Merah. Suatu hari, ibunya meminta ia mengantarkan sekeranjang makanan untuk neneknya yang tinggal di sebuah rumah kecil di tengah hutan.
Sebelum berangkat, ibunya berpesan, “Jangan berhenti di jalan, jangan berbicara dengan orang asing, dan segera sampai ke rumah nenekmu.” Si Kerudung Merah mengangguk patuh, lalu berangkat dengan riang gembira.
Namun, di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seekor serigala licik. Serigala itu pura-pura ramah dan menanyakan ke mana gadis kecil itu akan pergi. Tanpa curiga, Si Kerudung Merah menjawab, “Aku akan mengantarkan makanan untuk nenekku di rumah kecil di hutan.”
Mendengar hal itu, serigala membuat rencana jahat. Ia segera berlari mendahului Si Kerudung Merah menuju rumah sang nenek. Setibanya di sana, serigala menyamar menjadi nenek dengan memakai baju dan berbaring di tempat tidur.
Tak lama kemudian, Si Kerudung Merah tiba. Ia merasa ada sesuatu yang aneh pada neneknya. Dengan ragu ia bertanya, “Nenek, mengapa matamu begitu besar?” Serigala menjawab, “Supaya aku bisa melihatmu lebih jelas.” “Nenek, mengapa telingamu begitu besar?” lanjut gadis itu. “Supaya aku bisa mendengarmu lebih baik.”
Akhirnya ia bertanya lagi, “Nenek, mengapa gigimu begitu tajam?” Serigala pun melompat dari tempat tidur dan berkata, “Supaya aku bisa memakanmu!”
Si Kerudung Merah menjerit ketakutan. Untunglah seorang pemburu yang kebetulan lewat mendengar teriakannya. Dengan cepat, ia masuk ke rumah nenek dan berhasil mengusir serigala jahat itu. Si Kerudung Merah dan neneknya pun selamat.
Sejak hari itu, gadis kecil itu belajar untuk selalu mendengarkan nasihat ibunya dan tidak mudah percaya pada orang asing.
Pesan Moral Dongeng
Cerita Si Kerudung Merah bukan hanya kisah seru yang penuh petualangan, tetapi juga menyimpan pesan moral yang dalam, di antaranya:
- Patuh pada nasihat orang tua → nasihat yang diberikan biasanya untuk kebaikan dan keselamatan kita.
- Jangan mudah percaya pada orang asing → berhati-hati adalah kunci agar tidak terjebak dalam bahaya.
- Keberanian dan kecerdikan penting dalam menghadapi masalah → meskipun dalam kesulitan, tetaplah berpikir cerdas untuk mencari jalan keluar.
- Kebaikan akan selalu menang melawan kejahatan → seperti pemburu yang menyelamatkan Si Kerudung Merah dan neneknya.
Dongeng Si Kerudung Merah adalah salah satu kisah klasik yang tak pernah lekang oleh waktu. Cerita ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan anak-anak nilai-nilai penting dalam kehidupan. Hingga kini, kisah Si Kerudung Merah masih menjadi favorit di berbagai negara, baik dalam bentuk buku cerita, film animasi, maupun drama panggung.